Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Terapi di Atas Rel

Terapi di Atas Rel, Juga Dilakukan Warga Kota Baru"Kalau hari Minggu, ada saja orang yang tiduran di rel ini. Katanya pada mau terapi, sambil olahraga pagi," ujar Edi (43) warga Bekasi, Kamis (21/7/2011).

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya dilakukan oleh warga setempat, tapi juga banyak warga lain yang datang. Terlebih lagi, setiap pagi dan sore, kawasan itu banyak dikunjungi para orangtua yang mengasuh anaknya sambil melihat kereta api yang melintas.

Di lokasi yang tak jauh dari Stasiun Cakung itu, memang memiliki tiga jalur rel KA. Dan satu rel KA itu sangat jarang dilewati sehingga banyak warga yang duduk-duduk santai di atas rel.

"Satu jalur itu dilintasi kereta sekitar 30-45 menit sekali. Makanya banyak yang berani duduk-duduk atau tiduran di atas rel," tambahnya. [win]

Gagal Ginjal, Bagaimana Bisa?!

Tubuh manusia dilengkapi dengan 2 organ ginjal. Sedemikian pentingnya peran organ tersebut, sehingga Tuhan memberikan 2 buah bagi tiap tubuh. Seperti yang kita tahu bersama, ginjal berfungsi sebagai saluran pembuangan bagi tubuh manusia. Namun selain itu, organ satu ini juga memegang peranan penting yaitu membersihkan darah.

Fungsi lain ginjal adalah memproduksi hormon yang dapat membantu fungsi organ lain, mengatur tekanan darah, menstimulasi produksi sel darah merah, memproduksi vitamin D yang bisa menguatkan tulang, mengatur elektrolit dalam tubuh dan menjaganya tetap seimbang sehingga tubuh tetap sehat.

Lalu, apa itu gagal ginjal?

Gagal ginjal merupakan gangguan pada ginjal yang bisa didefinisikan sebagai menurunnya kualitas kerja fungsi ginjal. Gangguan ini jelas berhubungan langsung dengan terhambatnya kelancaran proses cuci darah dalam tubuh. Oleh sebab itu, pasien gagal ginjal biasanya melakukan cuci darah tiap beberapa waktu sekali.

Penyebabnya?

Ada banyak hal yang bisa merusak fungsi ginjal, antara lain penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, mengerasnya pembuluh darah, radang ginjal, hingga overdosis obat-obatan tertentu.

Gejala yang dialami?

Karena ada banyak penyebabnya, maka gejala yang dialami tiap pasien pun tak sama. Biasanya gejala-gejala yang menyertai gagal ginjal adalah terlalu sering buang air kecil atau sebaliknya, jarang buang air. Adanya pembengkakan pada area mata, kaki, dan tangan. Hilangnya nafsu makan. Pusing, muak dan muntah, kehausan, kehilangan berat badan, kulit gatal, kulit jadi kekuning-kuningan/ cokelat, urin keruh atau berubah warna menjadi seperti teh.

Sedangkan rasa nyeri biasanya tidak berkaitan dengan penyakit ginjal, meski itu terjadi pada area punggung bawah atau kunci paha.

Perawatannya

Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, maka segera temui dokter. Biasanya gagal ginjal bisa dideteksi melalui tes urin. Bila positif, maka Anda harus segera membuat janji perawatan dengan dokter.

Sementara infeksi ginjal bisa diterapi dengan pengobatan dari dokter dan diet rendah garam dan protein, hingga fungsi ginjal kembali normal. Sedangkan untuk gangguan ginjal akut atau kronis memang lebih sulit ditangani, sebab kondisi ini bisa merusak ginjal, dan transplantasi mungkin diperlukan pada tahap ini.

Pencegahan

Periksa tekanan darah secara teratur, sebab tekanan darah yang normal menunjukkan bahwa ginjal juga sehat. Amati urin, jika urin keruh, bau, atau berbusa, segera temui dokter. Hal ini merupakan tanda bahwa ginjal mungkin sedang terinfeksi. Jika tak segera diperiksakan bisa merusak ginjal lebih parah lagi. Tetap aktif bergerak dan beraktivitas juga bisa membuat sirkulasi darah lancar. Minum banyak air, sebab air membantu mencuci ginjal, sehingga ginjal dapat berfungsi lebih optimal.

Fakta Sehat si Bawang Putih

Bawang putih sebenarnya merupakan sebuah umbi. Ia tumbuh di dalam tanah dan kemudian dimanfaatkan sebagai bumbu sejak bertahun-tahun lamanya. Bawang putih biasanya ditaburkan pada sup, atau dihaluskan bersama bumbu lainnya. Namun ternyata tanaman yang memiliki nama latin Allium sativum ini juga bermanfaat bagi di bidang kesehatan.

Simak saja fakta-fakta penting si bawang putih berikut ini:

Bawang putih, meningkatkan metabolisme tubuh

Bawang putih, membantu menurunkan berat badan

Bawang putih, membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Bawang putih, mencegah stroke dan penyakit jantung

Bawang putih, mencegah kanker dan perkembangan sel kanker

Bawang putih, membantu mengeluarkan zat metal, contohnya air raksa

Bawang putih, sebagai antibiotik yang dapat membunuh bakteri jahat

Bawang putih, mengusir jamur dari tubuh

Efek samping:

Sebenarnya tak banyak efek samping yang ditimbulkan oleh bawang putih. Karena, seperti dikutip dari e-health articles, sebenarnya bawang putih hanya akan bereaksi negatif terhadap penderita asma dan mereka yang alergi pada bawang putih. Penderita asma tidak dianjurkan mengonsumsi terlalu banyak bawang putih karena justru akan memperparah gejala asmanya.

Sedangkan mereka yang mengalami alergi bawang putih akan mengalami ruam, sakit kepala atau demam

Penyakit IPD Pembunuh Mematikan Bagi Balita

Laporan Wartawan Tribunnews.com Eko Sutriyanto
Penyakit IPD Pembunuh Mematikan Bagi BalitaTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Walaupun telah diberikan antibiotik yang sesuai, penyakit Invasive PneumPerbesar Fotoococcal Disease (IPD) atau penyakit yang disebabkan oleh bakteri streptococcus pneumonia (pneumokokus), masih  menjadi pembunuh nomor dua di Indonesia setelah diare.
"Penyakit IPD menyebabkan angka kematian yang tinggi, sebesar 15-20 persen.  Kasus tertinggi IPD terjadi pada anak-anak di bawah 2 tahun," ungkap Kusnandi Rusmil, Ketua Unit Koordinasi Kerja bidang Tumbuh Kembang IDAI dalam seminar Cegah Penyakit Berbahaya: IPD dan Diare Rotavirus pada Anak yang diselenggarakan di Bandung, Sabtu (16/7/2011).
Kusnandi mengungkapkan berdasarkan Riskedas 2007, pneumonia merupakan penyebab kematian nomor dua pada anak di bawah empat tahun, tertinggi yaitu 23,8 persen, setelah diare. IPD adalah penyakit invasif terjadi ketika bakteri terdistribusi masuk ke dalam darah atau berkoloni pada jaringan steril.
Peradangan pada jaringan paru akibat infeksi kuman, dan menyebabkan gangguan pernapasan. Bersifat fatal karena dapat menyebabkan kematian karena paru-paru tidak dapat menjalankan fungsinya untuk mendapatkan oksigen bagi tubuh.
"Sementara meningitis adalah radang pada selaput pelindung yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang,disebut sebagai meningen. Peradangan ini dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau mikroorganisme lainnya. Meningitis bisa mengancam jiwa karena kedekatannya peradangan ke otak dan sumsum tulang belakang, sehingga kondisi ini diklasifikasikan sebagai darurat medis.
"Gejala meningitis disebabkan bakteri adalah demam,penurunan kesadaran, dan kuduk menjadi kaku. Pada bayi, gejalanya sering tidak khas berupa demam, suhu justru turun, lemas, sulit minum, muntah, diare, sesak napas, kejang, dan atau ubun-ubun besar menonjol. Pada anak lebih besar, anak mengalami demam, nyeri kepala, mual, muntah, kebingungan, dan lemah. Gejala kaku kuduk ditemukan pada 75 persen anak. Akhirnya anak dapat meninggal," ungkapnya.   
Kematian terjadi pada 10-80 persen  anak, tergantung umur anak, penyebab, kecepatan pengobatan dan lain-lain. Di antara kasus yang hidup, sebanyak 50-80 persen mengalami kecacatan berupa kelumpuhan, gangguan pendengaran, kurang kemampuan belajar, keterbelakangan mental dan epilepsi
Meningitis dapat diobati dengan pemberian antibiotika secepatnya. Namun pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Meningitis dapat dicegah dengan vaksin Hib dan Streptococcus pneumonia.
"Untuk mendapat perlindungan yang baik, sesuai rekomendasi IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) vaksin harus dimulai sedini mungkin sejak anak berumur 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Kemudian dilakukan ulangan satu tahun kemudian.  Pencegahan terhadap meningitis dapat menurunkan angka kematian pada bayi dengan signifikan," imbuhnya.

Manusia berdarah hijau ?

Semua orang tahu kalau darah manusia itu merah. Bukan hanya darah manusia tetapi sebagian besar darah sebagian besar makhluk hidup lainnya itu merah. Mau orang kaya, orang miskin semuanya darahnya merah. Lalu, bagaimana kalau terdapat makhluk yang berdarah hijau di bumi ini? Apakah mereka keturunan alien? Bagaimana kalau anda sedang rual rumah, calon pembeli anda bilang bahwa dia berdarah hijau seperti tokoh Mr. Spock di film Star Trek? Pasti anda akan tertawa duluan kan.

Tetapi ternyata manusia berdarah hijau itu ada dan ternyata juga terdapat beberapa jenis binatang yang berdarah hijau seperti jenis katak dari Kamboja dan serangga. Darah hijau binatang ini karena darahnya tidak berfungsi membawa oksigen karena tidak memerlukan hemoglobin. Darah warna hijau di dalam dunia medis memang bisa terjadi dan di dunia medis itu dikenal dengan sebutan sulfhemoglobinaemia (SulfHb) yang merupakan turunan warna dari hemoglobin dan sulit untuk kembali normal.
Orang berdarah berwarna hijau ditemukan pada Juni 2007 oleh tim dokter anestesi Dr. Stephan Schwarz, Dr. Giuseppe Del Vicario dan Dr. Alana Flexman di Kanada. Saat itu para dokter dalam satu tim ini sedang melakukan operasi di rumah sakit Vancouver St. Paul terhadap seorang lelaki berusia 42 tahun yang masuk ke rumah sakit karena terjatuh. Para dokter tersebut sangat terkejut ketika pada sayatan pertama pada kaki sang pasien, darah yang dikeluarkan nya adalah darah yang berwarna hijau gelap bukan warna merah seperti manusia pada normalnya.
Para dokter mengadakan penelusuran ke riwayat medis sang pasien dan hasil penemuan menyatakan bahwa sang pasien ternyata sering mengkonsumsi obat sumatriptan dalam dosis besar atau 200 miligram setiap harinya untuk mengobati sakit kepala migrain sang pasien. Obat-obatan sumatriptan adalah termasuk dalam golongan sulfonamides (sulfur), merupakan obat yang mengandung senyawa belerang. Karena kandungan senyawa belerang inilah yang menyebabkan terjadinya kondisi langka yang disebut dengan sulfhaemoglobinaemia, yaitu belerang yang ada di tubuh bergabung dengan oksigen yang membawa senyawa hemoglobin di dalam sel darah merah.
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...